IMUNISASI HPV PDF

Anastasia Shinta Kanker serviks adalah keganasan yang terjadi di bagian leher rahim wanita, atau daerah di antara vagina dan kantong rahim. Data dari Departemen Kesehatan menunjukkan bahwa kasus kanker serviks merupakan keganasan tertinggi kedua pada wanita di Indonesia setelah kanker payudara. Saat ini salah satu pencegahan kanker serviks adalah dengan menggunakan vaksin HPV. Anak-anak perlu mendapat vaksin HPV sejak usia 11 tahun Para ahli mengatakan bahwa semakin muda seseorang mendapatkan vaksin ini, tingkat efektivitas kerja vaksin ini akan semakin tinggi.

Author:Arashitaur Aralabar
Country:Martinique
Language:English (Spanish)
Genre:Business
Published (Last):7 March 2017
Pages:32
PDF File Size:7.74 Mb
ePub File Size:16.49 Mb
ISBN:999-2-87100-360-9
Downloads:72567
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Goltirg



Imunisasi adalah suatu cara untuk meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu antigen,sehingga bila kelak ia terpajan pada antigen yang serupa, tidak terjadi penyakit. Ranuh ,dkk. Untuk mencegah terjadinya penyakit tertentu pada seseorang dan menghilangkan penyakit tertentu pada sekelompok masyarakat populasi atau bahkan menghilangkan penyakit tertentu dari dunia seperti pada imunisasi cacar. Manfaat imunisasi 1. Untuk anak :mencegah penderitaan yang di sebabkan oleh penyakit,dan kemungkinan cacar atau kematian.

Untuk keluarga :menghilangkan kecemasan dan psikologi pengobatan bila anak sakit. Untuk Negara:memperbaiki tingkat kesehatan ,menciptakan bangsa yang kuat dan berakal untuk melanjutkan pembangunan Negara. Ada dua macam pertahanan tubuh yaitu: 1. Mekanisme pertahanan nonspesifik di sebut juga komponen nonadaptif atau innate artinya tidak di tunjukkan hanya untuk satu macam antigen tetapi untuk berbagai macam antigen.

Mekanisme pertahanan tubuh spesifik atau komponen adaptif di tunjukkan khusus terhadap satu jenis antigen,terbentuknya antibody lebih cepat dan lebih banyak pada pemberian antigen berikutnya. Respons imun Adalah respons tubuh berupa urutan kejadian yang kompleks terhadap antigen Ag ,untuk mengeliminasi antigen tersebut. Respons imun terdiri dari 2 fase : Fase pengenalan ,di perankan oleh sel yang mempresentasikan antigen APC ,sel limfosit B,limfosit T Fase efektor ,di perankan oleh antibody ,dam limfosit T efektor F.

Kualitas respons imun yang timbul tergantung pada faktor intrinsik Ag dan faktor-faktor lainnya seperti : 2. Cara pemberian antigen. Penambahan zat yang bekerja sinergis dengan antigen misalnya penambahan antigen lain 4. Sifat molekul antigen, jumlah protein, ukuran dan daya larutnya G. Keberhasilan imunisasi Keberhasilan imunisasi tergantung pada beberapa faktor yaitu: 1.

Status imun pejamu terjadinya antibody spesifik pada pejamu terhadap vaksin yang di berikan akan mempengaruhi keberhasilan vaksinasi misalnya pada bayi yang semasa janin mendapat antibody maternal spesifik terhadap virus campak ,bila vaksinasi campak di berikan pada saat kadar antibody spesifik campak masih 1 tinggi akan memberikan hasil yang kurang memuaskan.

Faktor genetik pejamu intraksi antara sel-sel system imun di pengaruhi oleh variabilitas genetik secara genetik respons imun manusia dapat di bagi atas responder baik,cukup dan rendah terhadap antigen tertentu. Kualitas dan kuantitas vaksin adalah mikroorganisme atau toksoid yang di ubah sedemikian rupa sehingga patogenisitas atau toksisitasnya hilang tetapi masih tetap mengandung sifat mengandung antigenisitas.

Vaksin a. Suatu produk biologis yang terbuat dari kuman ,komponen kuman bakteri ,virus atau racun kuman toxoid yang telah di lemahkan atau di matikan dan akan menimbulkan kekebalan spesifik secara aktif tergadap penyakit tertentu. Pemberian vaksin akan merangsang tubuh anak untuk membuat antibody I. Pada dasarnya vaksin dapat di bagi menjadi 2: 1. Live attenuate kuman atau virus yang di lemahkan 2.

Inactivated kuman atau virus komponenya yang di buat tidak aktif J. Vaksin tuberculosis BCG adalah vaksin hidup yang di buat dari mycobacterium bovis. Vaksin DPT Difteria,pertusis,tetanus ,untuk pemberian kekebalan terhadap diftria,pertusis,tetanus.

Vaksin polio untuk pemberian kekebalan aktif terhadap poliomyelitis 4. Vaksin campak ,untuk pemberian kekebalan aktif terhadap penyakit campak. Tata- cara pemberian imunisasi Sebelum melakukan vaksinasi ,di anjurkan mengikuti tata cara seperti berikut: 1. Memberitahu secara rinci imunisasi dan resiko apabila tidak di vaksinasi 2. Periksa kembali persiapan untuk melakukan pelayanan secepatnya bila terjadi reaksi ikutan yang tidak di harapkan 3. Baca dengan teliti informasi tentang yang akan di berikan dan jangan lupa dapat persetujuan dari orang tua.

Tinjau kembali apakah ada indikasi kontrak terhadap vaksin yang akan bi berikan 5. Periksa identitas penerima vaksi dan berikan antipiretik bila di perlukan 6. Periksa jenis vaksin dan yakin bahwa vaksin tersebut telah di simpan dengan baik 7. Periksa tanggal kadarluarsa 8. Yakin bahwa vaksin yang akan di berikan seauai jadwal dan di tawarkan pula vaksin lain untuk mengejar imunisasi yang tertinggal bila di perlukan 2 9.

Berikan vaksi dengan teknik yang benar. BCG Bacillus Calmette Guerin 1 Vaksin BCG bertujuan untuk menimbulkan kekebalan aktif terhadap penyakit tuberkulosis 2 Imunisasi BCG di berikan pada umur sebelum 3 bulan namun untuk mencapai cakupan yang lebih luas,departemen kesehatan menganjurkan pemberian imunisasi BCG pada umur antara bulan. Efek sampingnya: Umunnya pada imunisasi BCG mungkin terjadi pembengkakan kelenjar getah bening setempat yang terbatas dan biasnya menyembuh sendiri walaupun lambat.

Bila penyuntikan di lakukan di lengan atas, pembengkakan kelenjar terdapat di ketiak. Komplikasi pembengkakan kelenjar ini biasanya di sebabakan karena teknik penyuntikan yang kurang tepat, yaitu penyuntikan terlalu dalam. Polio 1. OPV oral polio vaccine tetes dan oral 2. IPV inactivated polio vaccine ,in-aktif,suntikan Kedua vaksin polio tersebut dapat di pakai secara bergantian.

Jadwal: 1 Polio di berikan saat bayi lahir sesuai pedoman PPI sebagai tambahan untuk mendapatkan cakupan imunisasi yang tinggi. Efek sampingnya: Pada imunisasi polio hampir tidak terdapat efek samping ,bila ada mungkin berupa kelumpuhan anggota gerak seperi penyakit polio sebenarnya.

Vaksin hepatitis B harus segera di berikan setelah lahir ,mengingat vaksinasi hepatitis B merupakan upaya pencegahan yang sangat efektif untuk memutuskan rantai penularan melalui transmisi maternal dari ibu kepada bayinya.

Selama pemakaian 10 tahun ini tidak ada di laporkan adanya efek samping. DPT Diftria, Pertusis, Tetanus 1 Diftria adalah suatu penyakit akut yang bersifat mediated disease yang di sebabkan oleh kuman corynebacterium diphtriae. Imunisasi DPT primer di berikan 3 kali sejak umur 2 bulan DPT tidak boleh di berikan sebelum umur 6 minggu dengan interval minggu.

Dosis vaksinasi DPT adalah : 0,5 ml ,intramuskular,baik untuk imunisasi dasar maupun ulangan. Efek sampingnya: Kebanyakan anak menderita panas pada waktu sore hari setelah mendapatkan imunisasi DPT,tetapi panas akan hilang dan turun dalam waktu 2 hari ,sebagian 4 besar merasa nyeri ,sakit,kemerahan di tempat suntikan. Sangat jarang,mungkin dapat terjadi panas, kejang ,kadang di sertai kemerahan dan tidak berbahaya pada hari ke setelah penyuntikan.

Haemophillus influenza tipe b Hib ,virus yang dapat menyebabkan meningitis pneumonia dan otitis media.

AN INTRODUCTORY ENGLISH-POLISH CONTRASTIVE GRAMMAR PDF

Kenapa Semua Wanita dan Anak-anak Perlu Vaksin HPV

Imunisasi adalah suatu cara untuk meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu antigen,sehingga bila kelak ia terpajan pada antigen yang serupa, tidak terjadi penyakit. Ranuh ,dkk. Untuk mencegah terjadinya penyakit tertentu pada seseorang dan menghilangkan penyakit tertentu pada sekelompok masyarakat populasi atau bahkan menghilangkan penyakit tertentu dari dunia seperti pada imunisasi cacar. Manfaat imunisasi 1. Untuk anak :mencegah penderitaan yang di sebabkan oleh penyakit,dan kemungkinan cacar atau kematian. Untuk keluarga :menghilangkan kecemasan dan psikologi pengobatan bila anak sakit. Untuk Negara:memperbaiki tingkat kesehatan ,menciptakan bangsa yang kuat dan berakal untuk melanjutkan pembangunan Negara.

IRAVATHAM MAHADEVAN PDF

Pentingnya Imunisasi 1. Sedangkan imunisasi dasar adalah pemberian imunisasi awal untuk mencapai kadar kekebalan diatas ambang perlindungan Depkes RI, Dan inilah yang sebenarnya bisa dicegah dengan imunisasi. Jenis Vaksin 1.

Related Articles