JURNAL ELEKTROFORESIS PROTEIN PDF

Pre-lab 1. Apa yang dimaksud elektroforesis? Elektroforesis adalah sebuah metode untuk separasi atau pemisahan sebuah molekul besar seperti protein, fragmen DNA, RNA dll dari campuran molekul yang serupa. Elektroforesis digunakan untuk memisahkan komponen atau molekul bermuatan berdasarkan perbedaan tingkat migrasinya dalam sebuah medan listrik.

Author:Kajizil Talkis
Country:Poland
Language:English (Spanish)
Genre:Education
Published (Last):18 February 2004
Pages:75
PDF File Size:18.10 Mb
ePub File Size:11.77 Mb
ISBN:576-1-19212-643-2
Downloads:62417
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Dataur



Pre-lab 1. Apa yang dimaksud elektroforesis? Elektroforesis adalah sebuah metode untuk separasi atau pemisahan sebuah molekul besar seperti protein, fragmen DNA, RNA dll dari campuran molekul yang serupa.

Elektroforesis digunakan untuk memisahkan komponen atau molekul bermuatan berdasarkan perbedaan tingkat migrasinya dalam sebuah medan listrik. Sebuah arus listrik dilewatkan melalui medium yang mengandung sampel yang akan dipisahkan. Teknik ini dapat digunakan dengan memanfaatkan muatan listrik yang ada pada makromolekul, misalnya DNA yang bermuatan negatif. Jika molekul yang bermuatan negatif dilewatkan melalui suatu medium misal agarosa , maka molekul tersebut akan bergerak dari muatan negatif menuju muatan positif.

Kecepatan gerak molekul tersebut tergantung pada rasio muatan terhadap massanya dan bentuk molekulnya Yuwono, Ada berapa jenis elektroforesis? Jelaskan masing-masing! Ada 2 jenis elektroforesis yaitu Elektroforesis Kertas dan Elektroforesis Gel. Pemisahan tersebut terjadi karena adanya gradasi konsentrasi sepanjang sistem pemisahan.

Pergerakan partikel dalam kertas tergantung pada muatan atau valensi zat terlarut, luas penampang, tegangan yang digunakan, konsentrasi elektrolit, kekuatan ion, pH, viskositas, dan daya absopsi zat terlarut Boyer, Elektroforesis gel merupakan teknik memisahkan suatu makromolekul dengan cara memberi gaya pada makromolekul tersebut untuk melewati medium berisi gel yang dibantu dengan tenaga listrik.

Elektroforesis gel memisahkan berdasarkan laju perpindahannya melewati suatu gel di bawah pengaruh medan listrik. Media atau gel yang dapat digunakan yaitu agarose gel elektroforesis DNA dan poliakrilamid gel elektroforesis protein. Laju pergerakan molekul dipengaruhi oleh ukuran molekul, konsentrasi gel, bentuk molekul, densitas muatan, pori-pori gel, voltase, dan larutan buffer elektroforesis Martin, SDS sodium dodecyl sulfat merupakan detergen anionik, yang apabila dilarutkan molekulnya memiliki muatan negatif dalam range pH yang luas.

Muatan negatif SDS akan menghancurkan sebagian stuktur kompleks protein dan secara kuat tertarik ke arah anoda bila ditempatkan pada suatu medan listrik Anam, Selain itu gel akrilamid sering dimanfaatkan untuk memisahkan molekul protein yang kecil.

Konsentrasi akrilamid total dalam gel dapat mempengaruhi migrasi protein. Pada proses pembuatan gel, akrilamid akan berpolimerisasi secara spontan bila tidak ada oksigen Prihanto, Apa tujuan analisis protein dengan metode elektroforesis? Tujuan analisis protein dengan metode elektroforesis yaitu untuk memisahkan protein berdasarkan berat molekul dengan menggunakan matriks penyangga akrilamid.

Selain itu dengan elektroforesis akan diketahui jenis protein dalam bahan atau sampel yang akan dianalisis. Elektroforesis dalam skala besar memungkinkan digunakan sebagai metode pemisahan untuk menentukan komponen dari protein Wibowo, Mengapa protein-protein tersebut dapat terpisah? Protein-protein tersebut dapat terpisah karena adanya proses separasi pada protein memisahkan molekul-molekul protein menjadi pita-pita yang masing-masing terdiri atas molekul protein dengan panjang yang sama.

Protein dapat terpisah dengan cara memberi gaya pada protein tersebut untuk melewati medium berisi gel poliakrilamid yang dibantu dengan adanya listrik. Protein yang bermuatan listrik ditempatkan pada medium berisi tenaga listrik. Molekul-molekul dari protein akan bermigrasi menuju kutub positif atau kutub negatif berdasarkan muatan yang terkandung di dalamnya. Pemisahan molekul protein berdasarkan pada tingkat migrasi dan berat molekulnya dalam sebuah medan listrik Wibowo, Bagaimana cara mengatur ukuran pori gel?

Cara mengatur ukuran pori gel yaitu bergantung pada konsentrasi gel akrilamid yang akan digunakan dan cros-linker bis. Semakin tinggi konsentrasi akrilamid maka diameter pori-pori di dalam gel akan semakin kecil, sebaliknya jika konsentrasi akrilamid rendah maka diameter pori-pori di dalam gel akan semakin besar. Apabila protein berukuran besar atau memiliki berat molekul yang besar, maka memerlukan gel dengan konsentrasi akrilamid yang kecil, dengan demikian ukuran pori di dalam gel akan besar Prihanto, Apa yang dimaksud dengan stacking gel?

Mengapa stacking gel diperlukan? Stacking gel merupakan gel pengumpul atau gel penimbun yang terletak pada bagian atas. Stacking gel diperlukan dalam elektroforesis protein karena digunakan untuk mencetak sumuran well , selain itu digunakan untuk menimbun atau memekatkan protein menjadi satu jalur yang sempit sebelum protein itu memasuki gel pemisah.

Stacking gel juga digunakan untuk menahan sementara agar sampel bermigrasi pada waktu yang bersamaan. Pada saat elekroforesis protein, protein akan tertarik ke bagian bawah arus listrik. Protein yang memiliki berat molekul paling kecil bergerak cepat sehingga tertarik sampai bagian bawah gel, sedangkan protein yang memiliki berat molekul paling besar akan berada pada bagian atas dari gel Utami, Apa fungsi pewarnaan gel pada metode elektroforesis?

Fungsi pewarnaan gel pada elektroforesis yaitu untuk membantu memonitor jalannya elektroforesis. Pewarnaan gel pada metode elektroforesis protein terdiri dari commasie blue staining dan silver salt staining.

Pada pengecatan dengan menggunakan perak nitrat dianalisa jarak migrasi pita-pita protein terbentuk pada gel pemisah. Jarak migrasi diukur dan dibandingkan dengan jarak yang ditempuh oleh pewarna biru bromofenol. Sedangkan pewarna biru bromofenol untuk mengamati migrasi molekul protein selama elektroforesis Anam, Diagram Alir Elektroforesis 1.

Protein terseparasi dalam medan listrik dilanjutkan dengan pewarnaan, penghilangan warna dan pembilasan gel. Pembacaan berat molekul dapat dilakukan dengan melihat pita yang terbentuk oleh marker. Pada percobaan Elektroforesis SDS hal yang pertama kali dilakukan yaitu preparasi sampel dan bahan.

Sampel yang digunakan yaitu enzim pepsin. Sampel pepsin masing-masing ditimbang dengan timbangan analitik sebanyak 0, gr, 0, gr, 0,01 gr, 0, gr, dan 0, gr. Kemudian masing-masing sampel dibungkus dengan kertas alumunium foil. Proses selanjutnya yaitu pembuatan separating gel gel pemisah. Namun sebelum pembuatan separating gel dilakukan preparasi bahan-bahan penyusunnya seperti APS.

Untuk APS Amonium persulfat ditimbang sebanyak 0,1 gram. APS digunakan sebagai inisiator yang dapat mengaktifkan akrilamid agar bereaksi dengan gel poliakrilamid lain membentuk rantai polimer yang panjang. Separating gel yang akan dibuat berfungsi untuk memisahkan atau menseparasi protein berdasarkan berat molekulnya.

Penambahan akrilamid berfungsi untuk menentukan pori-pori gel pada proses pemisahan gel sedang LGB sebagai buffer. Setelah itu diaduk supaya homogen.

Sebelum separating gel dimasukkan ke dalam cetakan, terlebih dahulu kaca loading dibersihkan dengan cara dibilas menggunakan aquades sampai bersih kemudian di lap searah menggunakan tisu,hal ini bertujuan agar kaca tidak tergores sehingga mempengarui proses analisis yang dilakukan. Setelah itu gel dibiarkan terpolimerisasi dalam suhu ruang selama 15 menit. Aquades yang ditambahkan kemudian diserap dengan menggunakan tisu agar tidak mempengaruhi gel yang terbentuk.

Selanjutnya dibuat stacking gel gel pengumpul. Cara pembuatan stacking gel hampir sama dengan pembuatan separating gel, yang membedakan yaitu banyaknya atau jumlah yang ditambahkan. Selain itu pada stacking gel digunakan UGP Upper gel buffer sebagai buffer pada gel.

Penambahan akrilamid berfungsi untuk menentukan pori-pori gel pada proses pemisahan gel sedang UGB sebagai buffer. Langkah selanjutnya yaitu memasukkan stacking gel diatas gel pemisah dan disisipkan gigi sisir yang berfungsi untuk mencetak sumuran yang akan digunakan sebagai tempat meneteskan sampel.

Gigi sisir dibiarkan sampai gel terpolimerisasi pada suhu ruang selama 15 menit. Setelah terbentuk sumuran selanjutnya gigi sisir diambil dari gel. Gel yang telah terbentuk kemudian dipindahkan ke dalam tank elektroforesis dan siapkan digunakan untuk proses selanjutnya. Selanjutnya sampel diangkat dan didinginkan untuk selanjutnya dilakukan proses analisis. Kemudian alat elektrolisis dipasang dan dimasukkan buffer tank ke dalam tank elektrolisis sampai pada batas sumuran.

Buffer ini digunakan sebagai penghantar listrik yang akan membantu memisahkan sampel saat alat dinyalakan. Pada proses pewarnaan, gel yang telah dielektroforesis dipindahkan dari tank kedalam wadah plastik. Pewarnaan staining pita protein dilakukan dengan jalan 10 Wahyu Erwin Firmansyah THP-FTP-UB merendam gel hasil elektroforesis setelah dilepas dari rangkaian plat dalam larutan Coomasie brilliant blue CBB lalu gel yang terdapat dalam wadah plastik dishaker selama 15 menit, penggoyangan perlu dilakukan untuk megoptimalkan reaksi staining yang dilakukan oleh CBB.

Selain itu, perendaman dengan larutan destaining bertujuan untuk menghilangkan CBB yang tersisa dan memperjelas band protein yang terbentuk serta untuk menghilangkan CBB yang tidak berada pada band protein. Setelah itu dilakukan pencucian lagi dengan aquades serta dimasukkan potongan kertas saring untuk menyerap warna yang akan dibilas hingga gel menjadi jernih dengan pita terpisah jelas satu sama lainnya. Pembilasan berfungsi untuk menghilangkan sisa larutan destaining dan menghentikan pewarnaan yang dilakukan oleh larutan destaining.

Kemudian dilakukan penghitungan Rf Retention factor pada sampel yang telah terpisah yang kemudian digunakan untuk mencari berat molekul dari sampel. Analisis Hasil Elektroforesis Dari hasil percobaan elektroforesis yang dilakukan pada sampel enzim pepsin didapatkan pita-pita dimana dari pita yang terbentuk dihitung panjang atau RF Retention Factor yang akhirnya didapatkan BM sampel. Pada percobaan tersebut digunakan marker yaitu protein yang mengandung beberapa komponen enzim.

Sampel enzim pepsin yang diinjeksikan ada 5 dengan konsentrasi yang berbeda-beda. Setelah dilakukan running, pita yang terbentuk selama percobaan yaitu ada 5. RF yang didapatkan merupakan retention factor yaitu faktor retensi atau hambatan yang berarti pemisahan protein pada gel. Dari marker I-V menunjukkan bahwa semakin besar nilai RF maka akan berbanding terbalik dengan berat molekul yang semakin kecil.

Dari hasil percobaan didapatkan panjang pita sampel 3,2 cm dengan panjang separating gel 4,8 cm. Apabila diperhatikan posisi pita dari sampel dan pita-pita dari marker pada gel, akan terlihat bahwa pita sampel membentuk garis lurus dengan marker.

Hal ini menunjukkan bahwa sampel tersebut memiliki berat molekul yang sama karena sampel yang digunakan sama, yaitu enzim pepsin. Molekul dengan berat yang sama akan bergerak menempuh jarak yang sama sehingga membentuk garis lurus Suranto, Pita-pita bisa terbentuk atau nampak disebabkan karena adanya sejumlah partikel sampel yang tersangkut pada titik-titik tertentu dalam gel akibat adanya muatan listrik pada sampel yang bergerak menuju katoda.

Partikel yang memiliki berat molekul sama akan terakumulasi di titik yang sama, sehingga membentuk beberapa pita dengan panjang berbeda yang terpisah berdasarkan berat molekulnya Hames, Dari hasil percobaan, sampel membentuk garis lurus. Hal tersebut mengindikasikan bahwa sampel-sampel tersebut memiliki berat molekul yang sama karena sampel yang digunakan sama, yaitu enzim pepsin. Molekul dengan berat yang sama akan bergerak menempuh jarak yang sama sehingga membentuk garis lurus Bollag, Sebenarnya Elektroforesis protein dan enzim itu hampir sama prinsipnya.

BELDEN 9829 PDF

Jurnal Doc : jurnal elektroforesis protein pdf

Sebelum menjawab hal tersebut, penulis akan jelaskan terlebih dahulu apa itu… Oleh cinta jurnal Diposting pada 15 Agustus …download pdf kompetensi pai di madrasah jurnal guru yang salah bidang dalam mengajar kajian teori kompensasi terhadap mutu pembelajaran guru pns jurnal tentang proses belajar pdf jurnal tentang kebijakan… Oleh cinta jurnal Diposting pada 13 Agustus …Kumpulan Jurnal Pemasaran Internasional Gratis Apakah pada saat penelitian sebelumnya Anda sebagai mahasiswa pemasaran membutuhkan sebuah jurnal pemasaran internasional? Sebenarnya ada banyak tempat untuk Download jurnal pemasaran internasional… Oleh cinta jurnal Diposting pada 13 Agustus …Download Kumpulan Contoh Jurnal Internasional Akuntansi Gratis Jurnal dapat mencakup segala bidang yang ada di sekitar kita, baik itu dibidang kesehatan, pendidikan hingga bahkan Anda bisa download jurnal internasional… Oleh cinta jurnal Diposting pada 17 Agustus …Kumpulan Artikel Jurnal Pertanian PDF Saat kita ada di tingkat akhir sebuah jurusan di universitas, kita pasti diminta untuk mengumpulkan bahan yang nantinya bisa digunakan sebagai bahan penelitian dan… Oleh cinta jurnal Diposting pada 14 Agustus …Tata Cara Penulisan Jurnal Ilmiah Dengan Tepat Bagaimana sih contoh penulisan jurnal ilmiah pdf yang tepat dan benar? Sebelum menjawab hal tersebut, penulis akan jelaskan terlebih dahulu apa itu… Oleh cinta jurnal Diposting pada 13 Agustus …File Kebanyakan format file jurnal ilmiah yang ada di internet memang menggunakan format file pdf namun ada juga beberapa jurnal yang menggunakan format file word.

BBI DICTIONARY OF ENGLISH WORD COMBINATIONS PDF

Elektroforesis Sds Page

Latar Belakang Sebagian besar senyawa kimia ditemukan di alam dalam keadaan yang tidak murni. Biasanya, suatu senyawa kimia berada dalam keadaan tercampur dengan senyawa lain. Untuk beberapa keperluan seperti sintesis senyawa kimia yang memerlukan bahan baku senyawa kimia dalam keadaan murni atau proses produksi suatu senyawa kimia dengan kemurnian tinggi, proses pemisahan perlu dilakukan. Proses pemisahan sangat penting dalam bidang teknik kimia Secara mendasar, proses pemisahan dapat diterangkan sebagai proses perpindahan massa. Proses pemisahan sendiri dapat diklasifikasikan menjadi proses pemisahan secara mekanis atau kimiawi. Pemilihan jenis proses pemisahan yang digunakan bergantung pada kondisi yang dihadapi.

Related Articles