KISTA BARTOLIN PDF

While small cysts are usually not painful, larger cysts can cause significant pain. Small, asymptomatic cysts can be observed over time to assess their development. In cases that require intervention, a catheter may be placed to drain the cyst, or the cyst may be surgically opened to create a permanent pouch marsupialization. A small tube with a balloon on the end known as a Word catheter may be inserted into the cyst. The catheter stays in place for 2 to 4 weeks, draining the fluid and causing a normal gland opening to form, after which the catheter is removed. If a cyst is infected, it may break open and start to heal on its own after 3 to 4 days.

Author:Tot Gardasar
Country:Kosovo
Language:English (Spanish)
Genre:Travel
Published (Last):25 October 2006
Pages:14
PDF File Size:13.8 Mb
ePub File Size:12.92 Mb
ISBN:478-8-31065-995-4
Downloads:52914
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Taulabar



Kista bartholin terjadi saat bukaan dari kelenjar ini terobstruksi sehingga cairan tidak dapat keluar dan terkumpul dalam kelenjar tersebut. Jika cairan dalam kista ini terinfeksi, maka nanah akan diproduksi yang menyebabkan abses bartholin. Jika kista terus bertambah besar maka tanda yang pertama kali dirasakan adalah adanya benjolan di dekat bukaan vagina.

Walaupun pada umumnya kista ini tidak menyebabkan nyeri, tetapi dalam beberapa kasus kista dapat menimbulkan rasa sakit. Jika kista terinfeksi, maka dapat menimbulkan gejala nyeri pada benjolan, rasa tidak nyaman saat berjalan atau duduk, nyeri pada saat hubungan intim, dan demam.

Kista atau abses bartholin biasanya hanya terjadi pada satu sisi bukaan vagina. Penyebab dan Faktor Risiko Kista Bartholin Diyakini bahwa kista bartholin terjadi karena adanya penumpukan cairan hasil sekresi kelenjar bartholin yang tidak bisa keluar karena adanya obstruksi pada jalan keluarnya. Obstruksi ini bisa disebabkan oleh trauma ataupun infeksi. Jika terinfeksi maka kista bartholin akan menyebabkan abses. Diketahui beberapa bakteri yang paling sering menyebabkan abses, di antaranya adalah Escherichia coli, gonorrhea, dan klamidia.

Diagnosis Kista Bartholin Untuk mendiagnosis kista bartholin maka dokter akan melakukan wawancara tentang riwayat medis, pemeriksaan fisik pelvis, dan melakukan beberapa pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan sekret vagina untuk melihat adanya penyakit menular seksual. Pada orang postmenopausal atau yang berusia lebih dari 40 tahun direkomendasikan untuk melakukan biopsi untuk memeriksa adanya sel-sel kanker. Penanganan Kista Bartholin Pada umumnya, kista bartholin tidak memerlukan penanganan khusus, terutama jika tidak menimbulkan gejala.

Jika kista bartholin cukup mengganggu maka terdapat beberapa pilihan tatalaksana yang dapat dilakukan: Berendam dalam air hangat Berendam dalam air hangat beberapa kali dalam sehari selama 3—4 hari dapat membantu kista yang kecil untuk pecah dan terdrainase dengan sendirinya. Drainase surgical Jika kista terinfeksi atau sangat besar maka dapat dilakukan drainase surgikal.

Drainase ini dapat dilakukan dengan bius lokal atau sedasi. Pada prosedur ini, dokter membuat insisi kecil sehingga cairan bisa keluar. Dokter lalu menaruh kateter kecil pada insisi tersebut dan membiarkannya disana sampai kurang lebih 6 minggu agar drainase dapat dilakukan secara tuntas. Antibiotik Pada kista yang terinfeksi, antibiotik diperlukan untuk membunuh bakteri, terutama jika kista terbukti terinfeksi oleh patogen yang merupakan penyebab penyakit menular seksual. Namun, jika abses sudah terdrainase secara tuntas maka dokter seringkali tidak perlu meresepkan antibiotik Marsupialisasi Jika kista bartholin terjadi berulang dan sangat mengganggu maka dapat dilakukan marsupialisasi, di mana dokter menaruh jahitan pada setiap sisi insisi untuk membuat jalan keluar permanen yang berukuran kurang dari 6 milimeter.

Kateter kecil dapat ditaruh untuk membantu drainase sampai beberapa hari setelah prosedur. Prosedur ini dapat membantu menurunkan rekurensi kista bartholin. Pencegahan Kista Bartholin Tidak ada metode khusus yang dapat mencegah terjadinya kista bartholin secara efektif, tetapi praktek seks menggunakan kondom dan kebersihan yang baik dapat membantu terjadinya infeksi pada kista bartholin. Selain itu, mencegah terbentuknya abses. Kapan Harus ke Dokter?

Jika cara penanganan dan pencegahan di atas tidak membuahkan hasil, segera berdiskusi dengan dokter. Segera hubungi dokter apabila merasakan gejala - gejala di atas. Penanganan yang tepat dapat meminimalisir akibat sehingga pengobatan bisa lebih cepat dilakukan.

INTERPRETACION DE LA ESPIROMETRIA EN 10 PASOS PDF

KISTA BARTOLINI ADALAH PDF

Kista Bartholin adalah pembengkakan yang terjadi akibat bukaan pada kelenjar Bartholin terhambat, sehingga cairan kembali ke dalam kelenjar. Ini adalah salah satu kondisi penyebab timbulnya benjolan di sekitar vagina. Kelenjar Bartholin terletak di setiap sisi lubang vagina. Kelenjar ini mengeluarkan cairan yang membantu melumasi vagina. Kista Bartholin cenderung tidak menyebabkan rasa sakit. Namun, jika cairan di dalam kista terinfeksi, Anda dapat mengalami penumpukan nanah yang dikelilingi jaringan meradang, atau biasa disebut abses. Pengobatan kista Bartholin tergantung pada ukuran kista dan seberapa sakit pembengkakan tersebut.

ARDISIA COMPRESSA PDF

Bartholin's cyst

Smith adalah dokter keluarga di Sugar Land, Texas dengan pengalaman lebih dari 14 tahun. Dia memperoleh gelar MD dari University of Texas Medical Branch pada dan menyelesaikan program residensi di institusi yang sama. Dia adalah anggota American Board of Family Medicine. Ada 13 referensi yang dikutip dalam artikel ini dan dapat ditemukan di akhir halaman.

KEYENCE CZ H35S PDF

Kista Bartholin

Kista Bartholin bisa terinfeksi dalam beberapa hari. Jika kista menjadi terinfeksi, maka gejala yang bisa dialami antara lain: Benjolan yang menyakitkan di dekat lubang vagina Rasa nyeri atau ketidaknyamanan ketika berjalan atau duduk Nyeri selama hubungan Mengalami demam atau kenaikan suhu tubuh Meskipun bisa terjadi pada ke dua sisi, namun abses atau kista bartholin biasanya terjadi hanya pada salah satu sisi lubang vagina. Hubungi dokter jika Anda memiliki benjolan menyakitkan di dekat pembukaan v yang tidak membaik setelah dua atau tiga hari perawatan diri - misalnya, berendam dalam air hangat. Jika ada rasa sakit parah, maka langsung periksakan.

Related Articles